Lagu advokasi untuk para pemimpin muda perubahan iklim Malawi diluncurkan, menampilkan musisi Joe Kellz | Malawi Nyasa Times

Malawi Scotland Partnership (MaSP), bekerja sama dengan 2050 Climate Group dari Skotlandia, meluncurkan lagu tema sebagai bagian dari kampanye kesadaran dan advokasi perubahan iklim untuk Proyek Perubahan Iklim Pemimpin Muda Malawi.

Joe Kellz
Perubahan Iklim Pemimpin Muda Malawi

Lagu, dalam audio dan video, diberi judul Cuaca tidak berubah (Mari hentikan perubahan iklim) dan menampilkan musisi terkenal Joe Kellz.

Para pemimpin muda perubahan iklim mengemukakan gagasan mereka tentang lagu tersebut, kemudian Kellz menyusunnya dan produksi didukung secara finansial oleh MaSP dan Grup Iklim 2050.

Konten lagu yang kaya dan menarik membandingkan tren iklim selama beberapa dekade dan bagaimana aktivitas manusia telah berkontribusi pada perubahan iklim, yang berdampak negatif pada manusia dan lingkungan.

Ini menyerukan kepada pemuda dan orang tua untuk bersatu dalam memerangi perubahan iklim untuk memulihkan lingkungan dan membangun ketahanan untuk generasi sekarang dan masa depan.

Peluncuran lagu yang bersifat virtual ini menarik perhatian berbagai pemangku kepentingan perubahan iklim termasuk perwakilan dari departemen urusan lingkungan, Grup Iklim 2050, Jaringan Pemuda Nasional Perubahan Iklim dan beberapa peserta lain dari Amerika, Inggris, dan belahan dunia lainnya.

Dalam sambutannya, Manajer Program MaSP, Linda Dembo, mengatakan lagu tersebut sangat tepat waktu karena Malawi bersiap untuk Konferensi Para Pihak UNFCCC (COP26) yang akan datang yang akan berlangsung November ini di Glasgow, Inggris.

“Saat Malawi sedang mengembangkan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDC) dan Rencana Adaptasi Nasional, seruan untuk suara dan partisipasi pemuda untuk menginformasikan ambisi Malawi dan posisi negosiasi tidak pernah sekuat ini,” kata Dembo.

Dembo berharap lagu tersebut dapat dibagikan secara luas untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan dan inisiatif pro-iklim.

“Seperti yang Anda ketahui, Malawi telah mengalami efek perubahan iklim yang parah termasuk penggundulan hutan, banjir, gelombang panas, dan banyak efek lainnya pada pertanian, kesehatan, ekonomi, dan mata pencaharian masyarakat Malawi. Karena itulah MaSP dan Grup Iklim 2050 merasa perlu untuk memproduksi lagu ini, ”ujarnya.

Juga berbicara dalam acara yang sama, Dominic Nyasulu dari National Youth Network on Climate Change menekankan perlunya berinvestasi pada berbagai talenta pemuda agar dapat secara efektif menyampaikan pesan pengurangan perubahan iklim.

“Banyak sekali bakat anak muda baik itu olah raga, drama, menulis, menyanyi dan beberapa kesenian terkait lainnya. Pesan yang disampaikan melalui ini akan sangat membantu dalam mengubah pola pikir masyarakat terhadap isu-isu perubahan iklim, ”kata Nyasulu.

Inisiatif pemimpin muda perubahan iklim terdiri dari pemuda Malawi yang bekerja dalam kemitraan dengan 2050 Climate Group, sebuah kelompok muda yang mengadvokasi aksi iklim di Skotlandia.

Pemerintah Skotlandia telah mendanai inisiatif ini selama dua tahun dengan tujuan untuk membekali pemuda Malawi dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengatasi tantangan perubahan iklim.

Inisiatif ini juga memberdayakan para pemuda untuk menjadi pemimpin yang mampu mengambil tindakan, mempengaruhi pembuat kebijakan lokal dan menciptakan perubahan jangka panjang menuju masa depan yang berkelanjutan untuk Malawi.

Ikuti dan Berlangganan Nyasa TV:

Berbagi adalah peduli!

perubahan iklim Kemitraan Skotlandia-Malawi

Disponsori Oleh : Hongkong Prize